Logam berpori dan metal foam merupakan material dengan struktur seluler yang memiliki densitas rendah dan luas permukaan spesifik tinggi, sehingga memberikan karakteristik mekanik dan fungsional yang berbeda dibandingkan logam padat konvensional Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh porositas anoda aluminium berpori terhadap rasio massa terhadap luas permukaan, laju korosi, serta efektivitas proteksi katodik, baik pada pengujian laboratorium maupun uji lapangan. Hubungan antara porositas dan rasio massa anoda terhadap luas permukaan dinyatakan dengan persamaan empiris Y=1,3089X−0,46, yang menunjukkan bahwa peningkatan porositas meningkatkan luas permukaan efektif dan menurunkan rasio massa per satuan luas. Selanjutnya, hubungan antara rasio luas permukaan katoda/anoda dan laju korosi mengikuti persamaan linier y=1,875x+1,3583, yang mengindikasikan bahwa peningkatan rasio luas katoda terhadap anoda mempercepat laju pelarutan anoda akibat peningkatan densitas arus anodic. Pengujian perendaman dalam air tawar menunjukkan bahwa peningkatan porositas dari 5% menjadi 15% menurunkan laju korosi secara signifikan. Pada peningkatkan porositas melebihi 50% , tidak terjadi perubahan laju korosi yang signifikan. Uji lapangan selama dua bulan di zona terendam air laut Pantai Anyer memperlihatkan bahwa penggunaan anoda berpori menurunkan laju korosi baja hingga 0,20 mm/tahun dibandingkan anoda solid (0,39 mm/tahun) dan tanpa proteksi (0,70 mm/tahun).
Copyrights © 2026