Pada aplikasi energi terbarukan khususnya energi surya, penggunaan inverter sangat berperan penting dalam proses perubahan tegangan DC menjadi tegangan AC untuk melayani beban. Topologi inverter konvensional memiliki beberapa kelemahan seperti bentuk gelombang tegangan output berupa kotak, losses yang dihasilkan tinggi. Oleh sebab itu diusulkan topologi inverter dengan sel dasar cuk yang dimodifikasi. Secara analitis telah dibuktikan kedalam persamaan yang dikonfirmasi terhadap eksperimen. Adapun hasil dari eksperimen yang dilakukan memperlihatkan bahwa bentuk gelombang tegangan output berbentuk sinusoidal murni. Perubahan frekuensi switching pada sakelar mempengaruhi distribusi losses. Nilai losses yang sangat berpengaruh terhadap frekuensi switching yaitu core loss dan switching loss. Perbandingan penggunaan inti induktor yaitu sendust dan iron powder juga berpengaruh terhadap distribusi losses pada topologi usulan.
Copyrights © 2026