Proses pengolahan kotoran hewan (kohe) kambing menuai kendala, antara lain, pada aspek homogenitas material, yang diakibatkan karena ukuran partikel yang tidak seragam dan adanya pengotor. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemanfaatan paralon dan ember bekas untuk menyaring dan menghomogenkan kohe kambing sebagai bahan untuk membuat pupuk organik. Metode penelitian ini meliputi desain dan konstruksi alat dari bahan bekas, proses penyaringan untuk memisahkan kotoran dari material kasar, dan penghomogenan untuk memperkecil ukuran partikel. Evaluasi dilakukan secara kualitatif dengan pengamatan keseragaman tekstur dan kemudahan proses pemadatan (komposting) lebih lanjut. Hasil penelitian menunjukkan alat (saringan dan penghomogen) bekas memudahkan untuk mengolah kohe kambing yang lebih homogen, dan mengurangi waktu untuk pengolahan lebih lanjut pupuk organik. Selain itu, penggunaan bahan bekas pada alat saring dan homogen ini menjadikan alat ramah lingkungan, berbiaya murah, dan mudah direplikasi oleh masyarakat. Dengan demikian, inovasi sederhana ini berpotensi sebagai alat teknologi tepat guna untuk pengelolaan dan peningkatan kualitas pupuk organik secara komunitas.
Copyrights © 2026