Hipertensi merupakan penyakit tidak menular dengan prevalensi tinggi dan berisiko menimbulkan komplikasi serius apabila tidak terkontrol. Pengendalian hipertensi dipengaruhi oleh faktor fisiologis dan psikologis, salah satunya efikasi diri yang berperan dalam meningkatkan kepatuhan pengobatan dan penerapan gaya hidup sehat. Mean Arterial Pressure (MAP) digunakan sebagai indikator untuk menilai tekanan darah rata-rata dan perfusi organ. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara efikasi diri dengan Mean Arterial Pressure pada pasien hipertensi di Puskesmas Cepogo. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi 180 pasien hipertensi Prolanis, dengan sampel 64 responden dan dipilih mengguanakan teknik accidental sampling. Efikasi diri diukur menggunakan GSES, MAP dari pengukuran tekanan darah, dan dianalisis dengan uji korelasi Pearson.. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara efikasi diri dengan Mean Arterial Pressure (p < 0,05) dengan arah hubungan negatif. Kesimpulan: Semakin tinggi tingkat efikasi diri pasien hipertensi, maka nilai Mean Arterial Pressure semakin stabil, sehingga penguatan efikasi diri perlu diintegrasikan dalam intervensi keperawatan.
Copyrights © 2026