Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat pengetahuan pasien tentang sistem triase dengan tingkat kepuasan terhadap pelayanan di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Cipayung, mengingat masih adanya kesalahpahaman pasien terhadap mekanisme prioritas pelayanan yang berpotensi menurunkan kepuasan. Penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional korelasional ini melibatkan 160 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur untuk mengukur tingkat pengetahuan tentang definisi, tujuan, prinsip, kategori warna, dan proses triase, serta kuesioner kepuasan berbasis dimensi SERVQUAL. Analisis dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji statistik korelasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan dalam kategori cukup hingga baik dan tingkat kepuasan dalam kategori puas, serta terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan pasien tentang sistem triase dengan tingkat kepuasan terhadap pelayanan di IGD (p < 0,05). Pasien dengan pengetahuan yang lebih baik cenderung menunjukkan kepuasan yang lebih tinggi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan literasi pasien mengenai sistem triase merupakan strategi penting dalam meningkatkan mutu pelayanan, memperkuat komunikasi terapeutik, dan mendukung pengembangan praktik keperawatan gawat darurat yang berorientasi pada patient-centered care.
Copyrights © 2026