Waktu tunggu merupakan faktor non-klinis krusial yang memengaruhi kepuasan pasien di fasilitas pelayanan primer seperti puskesmas di Indonesia. Penelitian ini menganalisis hubungan waktu tunggu rawat jalan dengan kepuasan pasien di UPT Puskesmas Ponrang, Kabupaten Luwu. Menggunakan desain kuantitatif analitik crosssectional pada Januari-Februari 2026, populasi seluruh pasien rawat jalan dengan sampel 2.572 responden yang memenuhi kriteria inklusi (usia ≥17 tahun, sadar, bersedia) melalui accidental sampling. Data kuesioner dianalisis univariat untuk distribusi frekuensi dan bivariat dengan uji Chi-Square (p<0,05). Hasil menunjukkan 60,2% pasien menunggu ≤60 menit dengan tingkat kepuasan 66,2%; pasien tunggu pendek mencapai 87,9% puas sedangkan tunggu lama 66,6% tidak puas (p=0,000), membuktikan hubungan signifikan. Simpulan menyatakan waktu tunggu singkat meningkatkan kepuasan secara substansial, merekomendasikan perbaikan manajerial sesuai standar nasional.
Copyrights © 2026