Pencemaran lingkungan masih menjadi masalah serius di Indonesia yang terjadi akibat aktivitas manusia, terutama disebabkan oleh pengelolaan limbah yang kurang baik, di mana limbah rumah tangga menyumbang proporsi terbesar terhadap timbulan sampah nasional, sehingga diperlukannya peningkatan kesadaran masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki keterkaitan antara tingkat pendidikan serta pemahaman dengan sikap pengelolaan limbah di kalangan ibu-ibu rumah tangga di Desa Sembahe Baru. Pendekatan yang diterapkan dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan desain cross-sectional. Dari total sampel sebanyak 792 kepala keluarga, 89 responden diambil secara acak menggunakan rumus Slovin. Informasi dikumpulkan melalui beragam metode, seperti observasi, penyebaran angket, pengumpulan bahan dokumen, dan studi pustaka. Analisis uji chi-square menunjukkan adanya hubungan signifikan antara pendidikan (p = 0,000) dan pengetahuan (p = 0,000) dengan perilaku pengelolaan sampah rumah tangga. Temuan ini mendukung keyakinan bahwa pendidikan dan pemahaman memiliki peran penting dalam mendorong tindakan yang bertanggung jawab terhadap lingkungan. Untuk itu program edukasi lingkungan harus diperkuat dan diprioritaskan karena menjadi faktor kunci dalam membentuk perilaku masyarakat yang lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan.
Copyrights © 2025