Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan tingkat kepuasan mitra importir burung kenari terhadap pelayanan Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BKHIT) Jawa Timur berdasarkan dimensi kualitas layanan (RATER). Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah CV. Malang Kenari Jaya dan CV. Murai Rimba Kediri. Penentuan sampel untuk menjawab tujuan yaitu para ahli atau pelaku yang berkompeten dan terlibat dalam perusahaan yang meliputi responden ahli yaitu CV. Malang Kenari Jaya sebanyak 20 responden dan CV. Murai Rimba Kediri sebanyak 20 responden. Sehingga total responden dalam penelitian ini berjumlah 40 orang. Penelitian ini menggunakan metode Servqual ini berdasarkan aspek reliability, responsive, assurance, emphathy, dan tangible dan analisis Uji-T untuk membandingkan rata-rata dari dua kelompok data dan mengukur sejauh mana perbedaan tersebut dapat dianggap sebagai perbedaan yang signifikan. Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa meskipun terdapat apresiasi terhadap aspek tertentu, peningkatan kualitas layanan, khususnya dalam responsivitas, fasilitas fisik, keandalan prosedur, dan komunikasi teknis, sangat penting untuk menciptakan pelayanan publik yang prima, efisien, dan berorientasi pada kepuasan pengguna. Kedua perusahaan memiliki persepsi yang berbeda terhadap kualitas layanan yang diberikan, dengan CV. Malang Kenari Jaya cenderung lebih puas dibandingkan CV. Murai Rimba Kediri. Nilai ini cukup besar untuk sebuah skala kepuasan, mengingat biasanya perbedaan 0,5 poin saja sudah dianggap bermakna dalam survei layanan publik. Abstract This study aims to analyze the differences in satisfaction levels of canary bird importer partners with the services of the Animal, Fish, and Plant Quarantine Agency (BKHIT) of East Java, based on the service quality dimensions (RATER). The population of this study consisted of stakeholders from CV. Malang Kenari Jaya and CV. Murai Rimba Kediri. The sampling was determined purposively, involving competent experts and practitioners within the companies, with 20 respondents from CV. Malang Kenari Jaya and 20 respondents from CV. Murai Rimba Kediri, resulting in a total of 40 respondents. The research applied the SERVQUAL method, which includes the dimensions of reliability, responsiveness, assurance, empathy, and tangibles, combined with an independent T-test analysis to compare the mean values of the two groups and determine whether the differences were statistically significant. The findings indicate that although certain aspects of the service were appreciated, improvements in responsiveness, physical facilities, procedural reliability, and technical communication remain crucial to deliver excellent, efficient, and user- oriented public services. The two companies showed different perceptions of service quality, with CV. Malang Kenari Jaya tending to be more satisfied than CV. Murai Rimba Kediri. This difference is considered substantial on a satisfaction scale, given that even a 0.5-point gap is generally regarded as meaningful in public service surveys.
Copyrights © 2026