Pendahuluan: Lansia adalah seseorang yang telah mencapai usia 60 tahun keatas. Tekanan darah pada lansia akan cenderung tinggi sehingga lansia lebih besar berisiko terkena hipertensi. Angka kejadian hipertensi pada lansia terbanyak terdapat di Puskesmas Pauh Pariaman dengan jumlah 3.442 orang. Menurut Kemenkes RI (2022) prevalensi hipertensi pada lansia di Indonesia mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya yaitu 45,9% menjadi 55,2%, menurut Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat, 2023 prevalensi hipertensi lansia di Sumatera Barat yakni mencapai 25,16% dengan jumlah 176.167 kasus, dan di Kota Pariaman terdapat jumlah kasus hipertensi sebesar 65,5%. Susu kedelai merupakan salah satu hasil olahan dari kacang kedelai yang dapat menurunkan tekanan darah tinggi. Tujuan: Tujuan penelitian untuk mengetahui Pengaruh Susu Kedelai Terhadap Tekanan Darah Lansia Hipertensi Di Kelurahan Pauh Wilayah Kerja Puskesmas Pauh Kota Pariaman. Metode : Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain Pre-Eksperimen dengan menggunakan pendekatan one group pre-post test design. Penelitian dilaksanakan dari bulan Agustus hingga September 2025, dengan pengambilan data dilakukan pada 05-11 September 2025. Populasi penelitian adalah 88 lansia yang mengalami hipertensi di Desa Pauh Barat. Sampel diambil secara purposive sampling sesuai dengan kriteria inklusi dan ekslusi yang di tetapkan sebanyak 20 sampel. Hasil penelitian diperoleh rata-rata nilai MAP (Mean Arterial Pressure) sebelum diberikan susu kedelai yaitu 108,71 (SD = 3,221), sedangkan setelah diberikan susu kedelai yaitu 101,14 (SD = 2,878). Uji T-Test menunjukkan nilai p=0,000, yang mengidentifikasikan adanya pengaruh susu kedelai terhadap tekanan darah lansia hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Pauh Kota Pariaman
Copyrights © 2026