Jurnal Akuntansi STIE Muhammadiyah Palopo
Vol 12, No 1 (2026)

PENGARUH KOMPETENSI, MORALITAS, RELIGIUSITAS DAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP PENCEGAHAN FRAUD DALAM PENGELOLAAN DANA DESA

Octaviyah, Dwi Nazilah (Unknown)
Munari, Munari (Unknown)



Article Info

Publish Date
27 Feb 2026

Abstract

ABSTRAKHingga saat ini dana desa masih menjadi ladang bagi beberapa oknum untuk bertindak fraud. Selama tahun 2023 kasus korupsi tertinggi justru terjadi di sektor desa dengan total 187 kasus terungkap. Kajian ini dilakukan untuk menguji pengaruh kompetensi, moralitas, religiusitas dan budaya organisasi terhadap pencegahan kecurangan (fraud) dalam pengelolaan dana desa. Adapun pendekatan yang dipilih dalam studi ini yaitu pendekatan kuantitatif dengan data primer. Proses pengumpulan data melibatkan penyebaran kuesioner kepada 80 responden. Responden diantaranya terdapat kepala desa, sekretaris desa, kaur keuangan atau bendahara desa, dan ketua BPD dari 20 desa di Kecamatan Laren. Penyebaran kuesioner dilakukan dengan cara datang secara door to door ke setiap kantor pemerintah desa. Data yang telah terkumpul selanjutnya dianalisis dengan regresi linier berganda dengan bantuan software SPSS versi 30. Temuan dari uji F mengindikasikan bahwa seluruh variabel penelitian secara simultan mempengaruhi pencegahan kecurangan atau fraud. Temuan dari uji t mengindikasikan bahwa variable kompetensi dan religiusitas terbukti tidak mempengaruhi pencegahan kecurangan atau fraud. Sementara itu, variable moralitas dan budaya organisasi terbukti mempengaruhi pencegahan kecurangan atau fraud.Kata kunci: Budaya Organisasi, Dana Desa, Kompetensi, Moralitas, Pencegahan Fraud, ReligiusitasABSTRACTUntil now, village funds are still a field for some people to act fraud. During 2023 the highest corruption cases occurred in the village sector with a total of 187 cases revealed. This study was conducted to examine the effect of competence, morality, religiosity and organizational culture on fraud prevention in the management of village funds. The approach chosen in this study is a quantitative approach with primary data. The data collection process involved distributing questionnaires to 80 respondents. The respondents consisting of village heads, village secretaries, financial heads or village treasurers, and BPD chairmen from 20 villages in Laren sub-district. The questionnaires were distributed by going door to door to each village government office. The data that has been collected is then analyzed with multiple linear regression through the help of SPSS software version 30. Findings from the F test indicate that all research variables simultaneously affect fraud prevention. Findings from the t test indicate that the variables of competence and religiosity are proven not to affect fraud prevention. Meanwhile, the variables of morality and organizational culture are proven to affect the prevention of fraud or fraud.Keywords: Competence, Fraud Prevention, Morality, Organizational Culture, Religiosity, Village Funds

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jurakun

Publisher

Subject

Economics, Econometrics & Finance

Description

Jurnal Akuntansi merupakan jurnal ilmiah enam bulanan yang memuat hasil-hasil penelitian bidang ilmu ekonomi akuntansi serta disiplin ilmu lainnya yang relevan dengan bidang ilmu eknomi dalam arti ...