Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh likuiditas yang diproyeksikan dengan Current ratio (CR) dan profitabilitas yang di proyeksikan dengan Net profit margin (NPM) terhadap financial distress pada perusahaan tekstil yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada periode 2020-2024. Industri tekstil menjadi fokus utama karena fluktuasi kinerja yang signifikan akibat disrupsi rantai pasok global dan perubahan daya beli masyarakat dalam lima tahun terakhir. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan kausalitas. Populasi penelitian terdiri dari 17 perusahaan, dimana 14 perusahaan terpilih sebagai sampel melalui teknik purposive sampling berdafarkan kriteria kelengkapan laporan keuangan tahunan. Data sekunder diolah menggunakan analisis regresi data panel dengan bantuan perangkat lunak Eviews13. Hasil penelitian secara parsial menunjukkan bahwa likuiditas memiliki pengaruh positif terhadap kondisi kesehatan keuangan, sementara profitabilitas menunjukkan pengaruh negatif dalam meminimalisir potensi financial distress. Secara simultan kedua variabel berpengaruh signifikan terhadap tingkat ketahanan keuangan perusahaan. temuan ini diharapkan menjadi referensi bagi manajemen perusahaan tekstil dalam menjaga stabilitas arus kas dan efisiensi biaya operasional guna menghindari risiko kebangkrutan di masa depan.
Copyrights © 2026