Diabetes melitus (DM) merupakan penyakit metabolik kronis dengan prevalensi yang terus meningkat, ditandai oleh hiperglikemia akibat gangguan sekresi maupun kerja insulin. Salah satu upaya non-farmakologis yang dapat membantu menurunkan kadar glukosa darah adalah terapi relaksasi autogenic. Tujuan :Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian terapi relaksasi autogenic terhadap kadar glukosa darah pada pasien DM di RS An-Nisa Tangerang tahun 2025. Desain penelitian :Metode penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimen dengan pretest-posttest control group design. Hasil :penelitian menunjukkan adanya penurunan rata-rata kadar glukosa darah pada kelompok intervensi dari 278,76 mg/dL menjadi 272,32 mg/dL (selisih 6,44 mg/dL; p = 0,001). Sedangkan pada kelompok kontrol rata-rata penurunan lebih kecil, yaitu dari 276,74 mg/dL menjadi 274,86 mg/dL (selisih 1,88 mg/dL; p = 0,001). Hasil uji independent t-test menunjukkan terdapat perbedaan signifikan penurunan kadar glukosa darah antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol (p = 0,000).
Copyrights © 2026