Menstruasi merupakan proses alamiah dan fisiologis pada seorang wanita. Salah satu upaya penanganan nyeri saat menstruasi secara non farmakologis adalah dengan massage effleurage. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengaruh massage effleurage terhadap intensitas nyeri haid pada pada mahasiswi Universitas YPIB Majalengka. Jenis penelitian adalah pre eksperiment dengan desain penelitian the one group pretest-post test desaign. Sampelnya adalah mahasiswi Program Studi S1 Keperawatan Universitas YPIB Majalengka tahun 2025 sebanyak 20 mahasiswa. Tempat penelitian dilakukan di Universitas YPIB Majalengka pada tanggal 07 November sampai dengan 07 Desember 2025. Pengumpulan datanya menggunakan kuesioner, SOP dan lembar observasi. Analisis datanya meliputi analisis univariat dengan distribusi frekuensi dan analisis bivariat dengan uji Wilxocon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian kecil atau (25,0%) intensitas nyeri haid sebelum massage effleurage adalah berat dan kurang dan setengah atau (45,0%) intensitas nyeri haid sesudah massage effleurage adalah sedang. Berdasarkan temuan penelitian didapatkan bahwa terdapat pengaruh antara massage effleurage terhadap intensitas nyeri haid pada mahasiswi Universitas YPIB Majalengka dengan rvalue = 0,001. Disarankan untuk pihak Universitas YPIB Majalengka memberikan praktik kepada mahasiswa cara melakukan massage effleurage untuk mengatasi nyeri haid, dan bagi mahasiswi agar meningkatkan pengetahuan tentang cara alternatif massage effleurage untuk mengatasi nyeri saat haid dan juga aktif mengikuti kegiatan diskusi atau seminar tentang cara mengatasi dysmenorrhea dengan massage effleurage.
Copyrights © 2026