Mahasiswa pendidikan vokasi diharapkan memiliki kesiapan kerja serta kompetensi yang selaras dengan kebutuhan industri. Perkembangan ekonomi digital mendorong transformasi dalam berbagai profesi, termasuk bidang akuntansi, yang semakin dipengaruhi oleh pemanfaatan teknologi digital. Oleh karena itu, mahasiswa akuntansi perlu memiliki kesiapan teknologi serta kemampuan beradaptasi dengan berbagai inovasi teknologi yang digunakan dalam praktik akuntansi modern. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: (1) persepsi mahasiswa akuntansi vokasi di Kalimantan Barat mengenai kesiapan teknologi mereka dalam menghadapi era ekonomi digital; (2) persepsi mahasiswa terkait manfaat, kemudahan penggunaan, serta penerimaan terhadap teknologi digital yang digunakan dalam praktik akuntansi dan auditing; serta (3) hubungan antara kesiapan teknologi dengan tingkat penerimaan teknologi tersebut sebagai bentuk kesiapan menghadapi transformasi ekonomi digital di Indonesia. Penelitian ini juga memiliki keterkaitan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 4 (Pendidikan Berkualitas), Tujuan 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), serta Tujuan 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur), melalui penguatan kompetensi sumber daya manusia yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa akuntansi vokasi memiliki tingkat kesiapan teknologi yang relatif tinggi. Selain itu, mahasiswa juga menunjukkan tingkat penerimaan yang baik terhadap pemanfaatan teknologi dalam bidang akuntansi. Temuan penelitian juga mengindikasikan adanya hubungan yang signifikan antara kesiapan teknologi dengan penerimaan teknologi digital, yang mencerminkan kesiapan mahasiswa dalam menghadapi perubahan profesi akuntansi di era ekonomi digital.
Copyrights © 2026