Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) dan jumlah penduduk terhadap tingkat kemiskinan di Kota Medan selama periode 2014–2023. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode asosiatif. Data sekunder diperoleh dari publikasi resmi Badan Pusat Statistik (BPS) dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda melalui bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil analisis menunjukkan bahwa secara parsial, baik PDRB maupun jumlah penduduk tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap tingkat kemiskinan, ditunjukkan oleh nilai signifikansi masing-masing variabel yang melebihi 0,05. Namun, secara simultan kedua variabel tersebut berpengaruh signifikan terbatas terhadap tingkat kemiskinan dengan nilai signifikansi tepat pada batas 0,050. Koefisien determinasi (R²) sebesar 57,5% menunjukkan bahwa variabel PDRB dan jumlah penduduk hanya mampu menjelaskan sebagian variasi tingkat kemiskinan, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain seperti pendidikan, pengangguran, ketimpangan pendapatan, dan efektivitas kebijakan sosial. Temuan ini mengindikasikan bahwa pertumbuhan ekonomi di Kota Medan belum bersifat inklusif dan belum cukup efektif dalam menurunkan angka kemiskinan secara merata.
Copyrights © 2025