Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh debt default dan financial distress secara parsial terhadap opini audit going concern pada perusahaan yang tergolong dalam subsektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Penelitian ini termasuk dalam kategori penelitian asosiatif dengan pendekatan kuantitatif. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan yang telah dipublikasikan melalui situs resmi Bursa Efek Indonesia. Populasi dalam penelitian ini terdiri atas 75 perusahaan dari subsektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Pemilihan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik purposive sampling, sehingga diperoleh 26 perusahaan sebagai sampel penelitian. Dengan demikian, total data observasi yang dianalisis sebanyak 104. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial debt default dan financial distress tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap opini audit going concern.
Copyrights © 2025