ASI dapat melindungi bayi dari penyakit penyebab kematian bayi seperti diare, Infeksi Saluran Pernafasan Atas (ISPA), radang paru – paru, Hand Foot, and Mouth Disease (HFMD), dan menurunkan kejadian penyakit menular sehingga dapat mencegah mengkonsumsi antibiotik dan pada akhirnya dapat menurunkan antimicrobial resistance (AMR). Sebuah penelitian mengenai ASI eksklusif menemukan bahwa distribusi topik yang diterima responden ketika menerima layanan temu wicara yaitu hanya 1,8% yang mendapatkan penjelasan mengenai ASI eksklusif dan hanya 0,6% yang mendapat informasi mengenai inisiasi menyusu dini (IMD). kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan bertujuan untuk mengedukasi para ibu tentang pentingnya menyusui serta menghindari dari mitos-mitos yang beredar di kalangan masyarakat. Kegiatan ini juga dilakukan melalui media pesan digital yaitu WhatsApp Group yang terdiri dari 143 ibu yang tersebar diberbagai daerah di Indonesia. Kegiatan yang dilakukan yaitu pemberian materi menggunakan pesan teks dan gambar lalu dilanjutkan dengan diskusi tanya jawab selama 2 jam. Berdasarkan pengamatan selama sesi edukasi, peserta menunjukkan antusiasme melalui diskusi aktif dan pertanyaan yang diajukan terkait dasar-dasar menyusui, manfaat ASI, dan pentingnya kontak laktasi sesuai standar WHO. Meskipun tidak ada evaluasi formal, kegiatan ini memberikan gambaran awal bahwa media digital seperti WhatsApp efektif sebagai sarana penyampaian informasi kesehatan.
Copyrights © 2024