Diabetes mellitus adalah penyakit dengan gangguan metabolisme penggunaan glukosa oleh tubuh. Peningkatan kasus diabetes mellitus di Indonesia banyak dipengaruhi perubahan gaya hidup, seperti kurang berolahraga dan pola konsumsi yang tidak sehat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pencegahan dan penatalaksanaan diabetes mellitus untuk menurunkan risiko komplikasi melalui pendidikan kesehatan dan promosi aktivitas fisik rutin. Metode yang digunakan adalah penyuluhan kesehatan dengan desain preāpost tanpa kelompok kontrol pada 121 orang warga Desa Megati, Kecamatan Selemadeg Timur, Kabupaten Tabanan. Pengetahuan diukur menggunakan kuesioner dan diklasifikasikan menjadi kategori baik, cukup, dan kurang. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebelum intervensi, pengetahuan masyarakat berada pada kategori kurang sebanyak 55 orang (45,45%), cukup 42 orang (34,71%), dan baik 24 orang (19,83%). Setelah diberikan pendidikan kesehatan, pengetahuan meningkat menjadi baik pada 50 orang (41,32%) dan cukup pada 71 orang (58,68%). Kesimpulannya, pendidikan kesehatan tentang diabetes mellitus disertai anjuran aktivitas jasmani rutin efektif dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pencegahan dan penatalaksanaan diabetes mellitus di Desa Megati.
Copyrights © 2025