Anemia pada ibu hamil dapat memengaruhi kesehatan ibu dan janin, dan pengetahuan ibu berperan penting dalam pencegahannya. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan ibu hamil dengan kejadian anemia di Wilayah Puskesmas Banyumas. Metode yang digunakan dalam penelitian yaitu cross-sectional dilakukan pada 60 ibu hamil. Pengetahuan diukur dengan kuesioner, anemia ditentukan dari kadar hemoglobin, dan data dianalisis menggunakan uji Chi-Square serta korelasi Spearman. Hasil: Mayoritas ibu memiliki pengetahuan baik (70%) dan tidak mengalami anemia (85%). Terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan dan anemia (p = 0,001, r = 0,377), dengan pengetahuan tinggi menurunkan risiko anemia. Hasilnya adalah pengetahuan ibu hamil berhubungan dengan kejadian anemia, sehingga edukasi dan konseling kesehatan perlu ditingkatkan.
Copyrights © 2025