Perkembangan teknologi digital pada era Revolusi Industri 4.0 mendorong perguruan tinggi untuk mengintegrasikan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam proses pembelajaran. Salah satu teknologi AI yang banyak dimanfaatkan oleh mahasiswa adalah ChatGPT, sebuah model bahasa berbasis pemrosesan bahasa alami yang berpotensi berfungsi sebagai media pembelajaran dan asisten virtual. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan ChatGPT sebagai alat bantu pembelajaran dalam meningkatkan pemahaman dan hasil belajar mahasiswa pada mata kuliah Media Entrepreneurship Program Studi Produksi Media di Institut Media Digital Emtek (IMDE). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode studi kasus. Subjek penelitian meliputi mahasiswa dan dosen pengampu mata kuliah Media Entrepreneurship. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, wawancara, observasi, dan dokumentasi pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa telah menggunakan ChatGPT secara aktif dalam proses pembelajaran, terutama untuk diskusi, brainstorming ide bisnis, pemahaman materi, dan penyusunan konsep usaha media. ChatGPT dinilai efektif dalam membantu meningkatkan pemahaman konsep, kreativitas, dan efisiensi belajar mahasiswa. Namun demikian, penelitian ini juga menemukan adanya potensi ketergantungan dan risiko ketidakakuratan informasi apabila penggunaan ChatGPT tidak diarahkan secara pedagogis. Berdasarkan perspektif teori konvergensi media, pemanfaatan ChatGPT mencerminkan integrasi teknologi AI, kreativitas, dan analisis bisnis dalam satu ekosistem pembelajaran digital. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ChatGPT efektif sebagai media pendukung pembelajaran media entrepreneurship selama digunakan secara terarah, kritis, dan etis, serta didampingi oleh peran dosen sebagai pengarah proses pembelajaran.
Copyrights © 2025