Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan akuntansi manajemen lingkungan pada Rumah Sakit Umum Delia Langkat, khususnya dalam proses identifikasi, pengakuan, pengukuran, penyajian, dan pengungkapan biaya lingkungan yang timbul dari aktivitas operasional rumah sakit. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang berkaitan dengan pengelolaan limbah medis dan non-medis serta pencatatan biaya lingkungan yang dilakukan oleh rumah sakit. Analisis data dilakukan dengan membandingkan praktik yang diterapkan oleh rumah sakit dengan konsep akuntansi manajemen lingkungan serta klasifikasi biaya lingkungan menurut Hansen dan Mowen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa RSU Delia Langkat telah melakukan pengelolaan limbah medis dan non-medis sebagai bagian dari upaya menjaga kelestarian lingkungan dan memenuhi ketentuan pengelolaan limbah rumah sakit. Selain itu, rumah sakit juga telah mengakui adanya biaya lingkungan dalam pencatatan internal yang berkaitan dengan kegiatan operasional. Namun, penerapan akuntansi manajemen lingkungan tersebut belum sepenuhnya optimal karena biaya lingkungan masih dicatat secara umum dalam biaya operasional dan belum diklasifikasikan secara terperinci sesuai dengan kategori biaya lingkungan. Selain itu, biaya lingkungan juga belum disajikan dan diungkapkan secara terpisah dalam laporan keuangan formal. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan sistem akuntansi manajemen lingkungan agar informasi biaya lingkungan dapat dimanfaatkan secara lebih efektif dalam pengambilan keputusan manajerial, pengendalian dampak lingkungan, serta mendukung keberlanjutan operasional rumah sakit.
Copyrights © 2026