Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelatihan dan motivasi kerja terhadap kinerja teller pada PT Bank Mandiri Area Jakarta Greenville. Penelitian kuantitatif dipilih karena menggunakan instrumen terstruktur seperti kuesioner, dan hasilnya dianalisis secara statistik. Data yang dikumpulkan diolah untuk menguji hipotesis menggunakan teknik analisis regresi berganda, Pada penelitian ini diketahui bahwa sampel yang digunakan merupakan sampel jenuh sebanyak 50 sampel dari 50 Teller yang ada dalam PT Bank MandiriĀ Area Jakarta Greenville. Teknik analisis yang digunakan meliputi uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, uji t, uji F, serta koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja teller, yang ditunjukkan melalui nilai t hitung sebesar 5,671 lebih besar dari t tabel 2,010. Variabel motivasi kerja juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja teller dengan nilai t hitung sebesar 5,712 lebih besar dari t tabel 2,010. Secara simultan, pelatihan dan motivasi kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja teller yang dibuktikan dengan nilai F hitung sebesar 22,005 lebih besar dari F tabel 2,80. Nilai koefisien determinasi menunjukkan bahwa kedua variabel memberikan kontribusi sebesar 76,4% terhadap kinerja teller, sedangkan sisanya sebesar 23,6% dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian ini. Dengan demikian, pelatihan dan motivasi kerja terbukti memiliki peranan penting dalam meningkatkan kinerja teller pada PT Bank Mandiri Area Jakarta Greenville. pada penelitian ini adalah masih banyak variabel yang bisa menunjang Kinerja teller, namun karena adanya keterbatasan data pendukung oleh karena itu peneliti hanya bisa menguji dua variabel yaitu, Pelatihan Kerja dan Motivasi Kerja.
Copyrights © 2026