TNI Angkatan Udara (TNI AU) memerlukan personel yang profesional untuk mendukung pelaksanaan tugas pertahanan matra udara. Akademi Angkatan Udara (AAU) sebagai lembaga pendidikan TNI AU memiliki peran strategis dalam mencetak perwira yang berkarakter Tri Sakti Viratama, yaitu tanggon, tanggap, dan trengginas. Dalam mewujudkan perwira yang trengginas, Departemen Jasmani dan Kemiliteran (Depjasmil) AAU menyelenggarakan sistem pelatihan jasmani dan kemiliteran. Namun, pelaksanaannya masih menghadapi beberapa kendala, seperti belum terpenuhinya standar kompetensi instruktur, belum optimalnya prestasi olahraga Taruna AAU dalam Pekan Integrasi dan Kejuangan Taruna (Piktar), serta keterbatasan sarana dan prasarana pendukung latihan. Artikel ini bertujuan mendeskripsikan upaya pengembangan sistem pelatihan Depjasmil AAU dalam mendukung pembentukan perwira TNI AU yang profesional. Upaya yang dilakukan meliputi pengusulan sertifikasi instruktur melalui kursus-kursus kepelatihan, pengembangan program latihan berbasis periodisasi tahunan dan metode latihan yang terarah, serta pengusulan pengadaan dan pembangunan sarana prasarana latihan. Hasil pengembangan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelatihan secara menyeluruh sehingga menghasilkan lulusan AAU yang tanggap, tanggon, dan trengginas guna mendukung tugas pokok TNI AU secara optimal.
Copyrights © 2026