Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui penerapan inovasi pelayanan online menggunakan aplikasi gigades.id di Desa Pulau Banjar, Kabupaten Kuantan Singingi, Riau. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif. Data primer penelitian diperoleh melalui wawancara dan observasi terhadap key informan yang terdiri dari; kepala desa, admin desa, dan juga masyarakat desa yang menggunakan aplikasi gigades.id. Sedangkan data sekunder diperoleh melalui berbagai dokumen pemerintah desa terkait gigades.id. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelayanan berbasis digital di desa Pulau Banjar telah dilaksanakan, namun terdapat hal-hal menjadi hambatan dalam implementasinya. Masyarakat desa pulau banjar lebih menyukai pelayanan secara langsung ke kantor desa. Rendahnya tingkat pendidikan masyarakat desa Pulau Banjar mengakibatkan rendahnya kesadaran masyarakat dalam pemanfaatan teknologi pelayanan public gigades.id. Sementara itu dari aspek perangkat desa belum melakukan sosialisasi aplikasi secara optimal dan kondisi jaringan yang tidak stabil. Selain itu, budaya masyarakat desa Pulau Banjar yang menyukai interaksi langsung antar masyarakat membuat masyarakat lebih memilih layanan konvensional atau datang langsung ke kantor desa.
Copyrights © 2025