Desa kerap dipandang lemah serta diabaikan karena potensinya yang tidak terlalu muncul pada permukaan, namun siapa sangka tingkat desa juga menggenggam permainan politik seperti politik negara. Pembeda antara pemerintahan negara dan desa terletak pada struktur serta tugas dan wewenang dari pemegang kedudukan. Presiden memimpin negara Indonesia, sedangkan kepala desa menjadi pemimpin daripada desa. Penelitian ini tergolong dalam penelitian kualitatif, yang mana mengandalkan penjabaran data secara rinci atau deskriptif sehingga tidak menimbulkan informasi yang menimbulkan salah paham atau salah pengartian. Di dalam penelitian kualitatif, terkemas beberapa pilihan jenis pengumpulan data, seperti wawancara, observasi, studi kasus, studi literatur, dan lain sebagainya. Salah satu teknik populer dan sulit adalah wawancara. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mencari tahu politik dari sebuah desa dengan melihat struktur pemerintahannya, terutama pada kepala desa melalui penyelenggaraan pemilu di desa Krikilan. Desa Krikilan memiliki contoh sederhana dalam pelaksanaan politik. Layaknya pemilu negara, Desa Krikilan pada nyatanya menggelar acara pemilu guna menentukan siapa kepala desa atau lurah selanjutnya. Tradisi warga desa Krikilan menyebut sebagai ‘lurah-lurahan’.Desa seakan turunan dari negara atau pusat dan merupakan organisasi dengan struktur yang jelas serta memiliki tujuan bersama.
Copyrights © 2023