Ilmu menempati posisi tertinggi dalam kebudayaan umat manusia. Penguasaan ilmu pengetahuan dapat menunjukkan status dan prestise suatu bangsa. Melalui nalar manusia, ilmu pengetahuan telah mengubah pola kebudayaan tradisional menjadi modern. Perkembangan ilmu pengetahuan perlu diiringi dengan moral dan etika, agar kemajuan ilmu pengetahuan tidak berdampak buruk bagi manusia dan kemanusiaan. Moral diharapkan dapat menjadi acuan perbuatan manusia melalui penilaian kebenaran suatu tindakan. Moral tersebut dapat diukur dalam suatu sistem nilai berupa nilai dan norma yang mengatur manusia dalam berbuat dan bertingkah, yang disebut etika. Ilmu dan etika tidak dapat dipisahkan dari kelompok orang yang berilmu (ilmuwan), agar dapat mengemban tanggung jawabnya dalam meningkatkan kesejahteraan manusia serta menerapkan penemuannya untuk keperluan umat manusia, mengungkapkan suatu kebenaran ilmu dan dampaknya, serta untuk mengembangkan kebudayaan dalam negeri. Artikel ini bertujuan untuk mengetahui makna ilmu pengetahuan, etika, dan tanggung jawab ilmuwan. Artikel ini ditulis dengan pendekatan kualitatif melalui studi kepustakaan.
Copyrights © 2023