Maraknya kasus kecurangan dan praktik KKN dalam proses rekrutmen di berbagai daerah menunjukkan bahwa perlu adanya reformasi menyeluruh, yang dimulai dari sistem rekrutmen pegawai negeri sipil (PNS). Oleh karena itu, keterbukaan informasi dalam proses rekrutmen pegawai honor di sekolah menjadi krusial untuk memperbaiki citra birokrasi, menciptakan lingkungan kerja yang adil. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterbukaan informasi dalam proses rekrutmen pegawai honor di SMP Negeri 35 Medan untuk mencegah praktik KKN dan mewujudkan good governance. Penelitian ini menggunakan motode kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun jumlah responden sebanyak 3 orang. Dan hasil penelitian ini menunjukkan Dalam rekrutmen pegawai honor di SMP Negeri 35 Medan, terlihat perlunya peningkatan keterbukaan informasi dan partisipasi masyarakat untuk memastikan proses seleksi yang transparan dan demokratis. Meskipun upaya telah dilakukan, kendala seperti keterbatasan logistik dan biaya tetap menjadi tantangan utama yang perlu diatasi. Implementasi prinsip-prinsip good governance menjadi kunci dalam menjaga integritas dan efektivitas proses rekrutmen untuk mendukung tujuan organisasi secara optimal.
Copyrights © 2024