Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi mahasiswa Ilmu Administrasi Negara terhadap penggunaan AI ChatGPT dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan purposive sampling. Purposive sampling digunakan untuk memilih sampel mahasiswa yang memiliki pengalaman menggunakan ChatGPT dalam proses pembelajaran mereka, sehingga informasi yang diperoleh lebih relevan dan mendalam. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan secara online kepada sampel mahasiswa. Kuesioner mengukur persepsi mahasiswa terhadap kemudahan penggunaan, manfaat, efektivitas, dan potensi dampak negatif ChatGPT, serta tingkat literasi digital mereka. Hasil penelitian menemukan bahwa mahasiswa Ilmu administrasi negara menganggap integrasi teknologi AI dalam pendidikan tinggi harus diiringi dengan penguatan literasi digital dan etika akademik agar manfaatnya bisa dirasakan secara maksimal tanpa mengorbankan aspek fundamental dalam pembelajaran. Selain itu, penelitian ini juga diharapkan dapat memberikan kontribusi pada pengembangan teori tentang adopsi teknologi dalam pendidikan.
Copyrights © 2025