ABSTRAK Kesehatan Keselamatan Kerja (K3) erat kaitannya dengan Penyakit Akibat Kerja (PAK), yang mempunyai beberapa faktor pajanan yaitu faktor fisik, kimiawi, biologis, ergonomik dan psikologis yang dapat menimbulkan penyakit paru di tempat kerja, akan tetapi faktor individual dapat berperan berbeda-beda terhadap para pekerja yang terpajan penyakit. Penyakit paru akibat kerja tersebut sebagian besar penyebabnya adalah debu. Debu merupakan partikel yang berada dalam udara yang dapat berperan menurunkan fungsi paru. Data penelitian menujukkan bahwa dari 40 orang pekerja buruh pabrik sebanyak 40% menderita batuk kering. Menurut penelitian Suryanta terhadap buruh pekerja pabrik, semakin tua umur seorang maka semakin besar prevalensi penurunan fungsi paru. Penelitian dilakukan pada pekerja buruh dengan usia antara 20 – 50 tahun, yaitu pekerja dengan usia 30 – 40 tahun sebanyak 29 orang (72,5 %) terjadi penurunan fungsi paru. Informasi data keadaan paru dan data hasil uji fungsi paru sangat penting dalam pemeriksaan paru dan sistem pernapasan sebelum bekerja, sebelum penempatan kerja, pemeriksaan kesehatan berkala, dan pemeriksaan kesehatan khusus. Saat ini telah banyak digunakan metode untuk memantau fungsi fisiologis paru, salah satu alat yang memiliki tingkat akurasi cukup baik adalah peak flow meter dimana keunggulannya adalah memiliki ukuran yang kecil sehingga mudah untuk dibawa kemanapun serta didukung dengan harga yang terjangkau.
Copyrights © 2022