Tenaga kesehatan memiliki risiko besar terhadap penyakit Hepatitis B karena paparan darah serta cairan tubuh pasien selama bekerja dirumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi risiko infeksi Hepatitis B pada tenaga kesehatan di RS Grandmed Lubuk Pakam, faktor yang mempengaruhi, serta upaya pencegahan yang dilakukan. Metode yang digunakan adalah survei deskriptif dengan pendekatan kuantitatif melalui kuesioner dan wawancara pada 50 tenaga kesehatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 60% responden memiliki risiko sedang hingga tinggi akibat kurangnya kesadaran penggunaan alat pelindung diri (APD) dan rendahnya tingkat vaksinasi Hepatitis B. Disarankan agar rumah sakit meningkatkan program vaksinasi, edukasi, dan pengawasan penggunaan APD untuk menurunkan risiko infeksi.
Copyrights © 2024