Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas edukasi budaya keselamatan pasien di UPTD Puskesmas Deli Tua tahun 2022. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Edukasi dilakukan melalui ceramah, diskusi interaktif, dan demonstrasi praktik yang berfokus pada enam sasaran keselamatan pasien. Data dikumpulkan menggunakan observasi, kuesioner, dan wawancara kepada tenaga kesehatan dan pasien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa edukasi budaya keselamatan pasien mampu meningkatkan pemahaman tenaga kesehatan dari 70% menjadi 90% serta meningkatkan kepatuhan terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP), seperti identifikasi pasien yang benar (dari 75% menjadi 95%) dan pencegahan infeksi (dari 70% menjadi 85%). Tingkat kepuasan pasien juga meningkat dari 80% menjadi 92%, sementara insiden keselamatan pasien menurun dari 8 kasus menjadi 3 kasus per bulan setelah pelaksanaan edukasi. Kesimpulannya, edukasi budaya keselamatan pasien secara signifikan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan menurunkan risiko insiden keselamatan pasien. Program edukasi berkelanjutan perlu diterapkan untuk menjaga keberlanjutan budaya keselamatan pasien di fasilitas pelayanan kesehatan.
Copyrights © 2024