Ketahanan pangan merupakan isu strategis yang memerlukan keterlibatan generasi muda sebagai agen perubahan. Rendahnya pemahaman siswa terhadap proses produksi pangan dan pentingnya keberlanjutan menjadi tantangan tersendiri dalam membangun kesadaran sejak dini. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran siswa SMA Fatih Bilingual School terhadap ketahanan pangan melalui program Harvest Tour yang dilaksanakan di Rumoh Pangan Aceh selama satu hari. Pendekatan yang digunakan adalah edukatif-partisipatif berbasis pengalaman langsung (experiential learning) yang melibatkan 30 siswa kelas XI. Rangkaian kegiatan meliputi pengenalan konsep ketahanan pangan, observasi praktik pertanian dan pengolahan pangan lokal, workshop interaktif, serta refleksi dan diskusi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan sikap siswa terhadap isu ketahanan pangan, termasuk tumbuhnya empati terhadap petani dan minat untuk berperan aktif dalam praktik pangan berkelanjutan. Program ini menunjukkan efektivitas pendekatan berbasis pengalaman dalam membangun kesadaran ekologis dan sosial pada remaja, serta membuka peluang integrasi program serupa ke dalam kegiatan pendidikan formal.Kata kunci: ketahanan pangan, siswa SMA, experiential learning, Rumoh Pangan Aceh, edukasi pangan.
Copyrights © 2025