Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah meningkatkan kualitas tata kelola sampah di TPS 3R Gading Lestari melalui integrasi sistem pembayaran digital berbasis fintech dengan Sistem Informasi Manajemen (SIM). Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah sistem pembayaran retribusi manual yang rawan kesalahan, lambat, dan tidak transparan, sehingga menyulitkan monitoring serta menurunkan tingkat kepatuhan masyarakat dalam pembayaran retribusi. Metode yang digunakan adalah Participatory Rural Appraisal (PRA) yang melibatkan mitra secara aktif dalam setiap tahapan program. Proses dilaksanakan melalui identifikasi kebutuhan, perencanaan, sosialisasi, penerapan teknologi, pelatihan, serta pendampingan penggunaan aplikasi “Sampahku App” yang terintegrasi dengan fintech payment. Monitoring dan evaluasi mencakup pengecekan teknis, evaluasi kinerja sistem, serta identifikasi kendala yang mungkin terjadi selama penggunaan untuk memastikan efektivitas serta keberlanjutan implementasi sistem. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penggunaan Sampahku App mampu meningkatkan efisiensi pencatatan, akurasi laporan keuangan, serta transparansi pembayaran retribusi. Pengelola TPS 3R lebih mudah melakukan monitoring tunggakan, sementara mitra binaan merasakan kemudahan dan kejelasan bukti transaksi digital. Respon peserta pelatihan juga positif, meski diperlukan pendampingan lebih lanjut bagi kelompok usia lanjut yang masih memiliki keterbatasan literasi digital. Originalitas/Value dari pengabdian ini terletak pada penerapan model transformasi digital pengelolaan sampah berbasis fintech payment yang tidak hanya berfungsi sebagai solusi teknis administrasi, tetapi juga sebagai sarana membangun kepercayaan, meningkatkan partisipasi masyarakat, dan mendukung tercapainya SDGs 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) serta SDGs 11 (Kota dan Permukiman Berkelanjutan). Inovasi ini berpotensi direplikasi pada TPS 3R lain sebagai model tata kelola sampah digital yang adaptif, inklusif, dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026