Universitas Muhammadiyah Malang melalui Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) di Pujon Hill telah memperhatikan keadaan ini, serta melaksanakan penanaman serai wangi pada sebagian lahan konservasinya seluas 75,09 hektar dengan anakan serai wangi sebanyak 10.000 tanaman, dan menghasilkan setiap panen rata-rata berat 3 kg per rumpun atau 29.450 kg. Disamping itu, masyarakat sekitar juga telah diberdayakan melalui Kelompok Tani Hutan (KTH) Pujon Hill pengelola kawasan hutan. Masyarakat desa Sukomulyo mayoritas bermata pencaharian sebagai peternak susu perah dan petani sayuran. Pada tanggal 23 Mei 2023, tanaman serai wangi yang telah diobservasi dan dipanen kisaran 1 ton berusia kisaran lebih dari 11 bulan, mengingat belum adanya pemanfaatan serai wangi yang berkelanjutan (pasca panen). Hal ini juga diakibatkan akan keterbatasan Sumberdaya Manusia (SDM) internal, sehingga dibutuhkan kolaborasi dengan pihak eksternal (khususnya masyarakat sekitar). Adapun permasalahan program pengabdian terhadap mitra desa, antara lain: Pemanfaatan potensi atas 10.000 rumpun serai wangi siap panen untuk menjadi produk olahan belum tersedia; keterbatasan SDM pengelolaan panen serai wangi; pengunaan mesin penyulingan belum optimal secara berkelanjutan; pengembangan produk dari limbahan olahan sulingan berpotensi besar; dan kebutuhan peningkatan perekonomian masyarakat melalui olahan serai wangi. untuk meningkatkan aspek ekonomi melalui pembinaan bahan olahan produk dan pemasaran bahan karbol, diantaranya: pendampingan penanganan serai wangi siap panen; pembinaan penyulingan serai wangi menjadi olahan bahan produk karbol; dan pengarahan manajemen pemasaran olahan bahan produk karbol. Adapun luaran dari program ini mencakup, diantaranya: keterampilan dalam penanganan serai wangi siap panen; penyulingan serai wangi menjadi olahan bahan produk karbol; manajemen pemasaran olahan bahan produk karbol; Hak atas Kekayaan Intelektual video program pengabdian; dan publikasi ilmiah pada jurnal Pengabdian Masyarakat, atau sederajat.
Copyrights © 2025