Penelitian ini bertujuan untuk memahami problematika mahasiswa disabilitas netra dalam proses belajar mengajar, apa saja faktor pendukung dan penyebab problematika, serta dampak dari problematika yang terjadi, sehingga dapat mengeksplorasi secara mendalam terkait problematika pada prosesi pembelajaran di dalam perkuliahan secara inklusif. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif deskriptif. Adapun subjek penelitian ini antara lain mahasiswa disabilitas netra, mahasiswa non disabilitas, Dosen PLB Unipar, Pimpinan Universitas. Data diperoleh dari observasi, wawancara, dan dokumentasi akademik. Dapat dijabarkan bahwa analisa data penelitian ini telah dilakukan dengan tiga tahapan yakni reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan/verifikasi. Adapun hasil yang ditemukan adalah strategi belajar yang digunakan mahasiswa sangat bersifat kompensatoris, dengan mengandalkan perangkat digital dan dukungan dari teman sebaya sesama netra. Namun demikian, keterbatasan dalam mobilitas mandiri, kepercayaan diri dalam bersosialisasi, serta metode pembelajaran yang belum sepenuhnya adaptif menjadi faktor penghambat dalam proses belajar mereka. Pemanfaatan teknologi, seperti AI dan buku elektronik, harus difasilitasi secara sistematik agar dapat menjadi jembatan antara kebutuhan belajar dan keterbatasan fisik mahasiswa tunanetra.
Copyrights © 2025