Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh inflasi (INF), suku bunga kebijakan (BI7DRR), nilai tukar rupiah terhadap dolar AS (FX), dan sentimen resesi global (RES) terhadap kinerja saham sektor properti & real estate di Bursa Efek Indonesia. Studi ini merupakan sintesis dari dua penelitian terdahulu, yakni Luthfiana (2018) yang menekankan variabel makro (inflasi, suku bunga, nilai tukar) serta Fitriaty & Saputra (2022) yang menambahkan sentimen resesi. Dengan rancangan regresi linier berganda dan data bulanan periode Januari 2016–Desember 2023, hasil penelitian menunjukkan bahwa suku bunga, nilai tukar, dan sentimen resesi berpengaruh negatif signifikan terhadap return indeks properti (IDXPROPERT), sementara inflasi tidak berpengaruh signifikan. Temuan ini menegaskan bahwa sektor properti sangat sensitif terhadap kebijakan moneter dan gejolak global dibandingkan tekanan inflasi domestik.
Copyrights © 2026