Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak merger/penggabungan usaha terhadap kinerja keuangan PT Perusahaan Perdagangan Indonesia, PT Sang Hyang Seri, dan PT Perikanan Indonesia dengan menganalisis kinerja keuangan perusahaan sebelum dan sesudah merger dengan mempertimbangkan penyebab dari perbedaan tersebut. Kinerja keuangan diukur dengan menggunakan rasio-rasio keuangan yaitu: Quick Ratio (QR), Current Ratio (CR), Debt to Asset Ratio (DAR), Debt to Equity Ratio (DER), Fixed Asset Turnover (FATO), Total Asset Turnover (TATO), Return on Assets (ROA), dan Return on Equity (ROE). Penelitian ini dilakukan dengan metode komparatif dengan pendekatan kuantitatif, yaitu data diperoleh dari kinerja keuangan perusahaan yang meliputi data laporan posisi keuangan (neraca), laporan laba rugi dan laporan lain yang terkait dan relevan PT Perusahaan Perdagangan Indonesia, PT Sang Hyang Seri, dan PT Perikanan Indonesia tahun 2020 (sebelum merger) dan tahun 2022 (sesudah merger). Teknik Analisis yang digunakan pada penelitin ini adalah alat uji Wilcoxon signed rank test karena data berdistribusi tidak normal. Hasil penelitian menunjukan bahwa tidak ada perbedaan kinerja keuangan baik Quick Ratio (QR), Current Ratio (CR), Debt to Asset Ratio (DAR), Debt to Equity Ratio (DER), Fixed Asset Turnover (FATO), Total Asset Turnover (TATO), Return on Assets (ROA), dan Return on Equity (ROE) sebelum dan sesudah merger.
Copyrights © 2026