Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh kompetensi, motivasi, dan disiplin kerja petugas penertiban lalu lintas terhadap ketertiban mobilitas perkotaan di Batam. Dengan pendekatan kuantitatif eksplanatori, 78 responden dari Dinas Perhubungan terlibat langsung dalam penegakan lalu lintas. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert 1–5 dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (PLS-SEM) dengan SmartPLS. Kebaruan studi ini terletak pada pergeseran evaluasi dari kinerja internal aparatur menuju outcome substantif di ruang publik, yakni ketertiban mobilitas perkotaan. Hasil menunjukkan seluruh prediktor berpengaruh positif dan signifikan terhadap ketertiban mobilitas: kompetensi (β=0.521; p=0,000), motivasi (β=0.489; p=0.000) dan disiplin kerja (β=0.552; p=0.000), dengan disiplin kerja sebagai prediktor paling dominan. Model memiliki daya jelaskan yang kuat (R²=0.786) dan relevansi prediktif yang tinggi (Q²=0.783), didukung nilai GoF 0,554. Implikasi kebijakan diarahkan pada penguatan pelatihan berbasis kompetensi, pengelolaan motivasi yang menekankan kualitas layanan, serta penegakan disiplin dan SOP melalui mekanisme monitoring–evaluasi yang konsisten untuk memperkuat kepatuhan pengguna jalan dan keteraturan arus.
Copyrights © 2026