Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh inflasi, suku bunga, indeks S&P 500, dan indeks dolar Amerika Serikat terhadap pergerakan harga emas dunia. Emas merupakan salah satu instrumen investasi yang dianggap sebagai aset lindung nilai (safe haven), terutama pada kondisi ketidakpastian ekonomi global. Oleh karena itu, pemahaman mengenai faktor-faktor yang memengaruhi harga emas menjadi penting bagi investor dan pengambil kebijakan. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan asosiatif. Data yang digunakan merupakan data sekunder berupa data bulanan periode Januari hingga Desember 2024 yang diperoleh dari situs resmi seperti goldprice.org, tradingeconomics.com, dan yahoo. finance. Teknik analisis data menggunakan regresi linier berganda, yang didahului dengan uji asumsi klasik seperti uji normalitas, multikolinearitas, autokorelasi, dan heteroskedastisitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keempat variabel independen, yaitu inflasi, suku bunga, indeks S&P 500, dan indeks dolar berpengaruh positif dan signifikan terhadap harga emas dunia. Temuan ini mengindikasikan bahwa dalam kondisi ekonomi global yang dinamis, faktor-faktor tersebut dapat mendorong kenaikan harga emas karena perannya sebagai alat lindung nilai terhadap risiko pasar
Copyrights © 2026