Dalam rangkaian salah satu program kuliah kerja nyata Muhammadiyah Aisyiyah (KKN MAs) kelompok 65 dari universitas muhammadiyah riau yang dilaksanakan di kampung pangkalan pisang, Kecamatan Koto Gasib, Kabupaten Siak, terhadap kegiatan pengabdiaan masyarakat yang difokuskan pada pemberdayaan kekuatan lokal serta upaya untuk meningkatkan ekonomi di desa. Melalui peran dari mahasiswa KKN MAs, maka di buatlah inisiatif untuk membantu mengembangkan dan memajukan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang bergerak pada sektor pertanian, khususnya pembibitan cabai berskala individu. Ibu mutlika selaku pemilik usaha pembibitan cabai, merasakan bahwa pemasaran yang di lakukan sangat tertinggal, pemasaran yang di lakukan hanya berasal dari mulut ke mulut, menjual langsung ke para petani lokal, dan mempromosikan lewat pertemuan secara fisik. Dan mengakibatkan usaha yang di jalankan ibu mutlika hanya di kenal oleh lingkungan terdekatnya saja, sementara itu akses pasar yang sangat luas baik di luar desa maupun melalui media online belum tersentuh. Untuk mengatasinya para mahasiswa KKN MAs kelompok 65 membantu menyusun dan melaksanakan strategi pemasaran yang terstruktur dan amat praktis. Mahasiswa membantu membuat akun instagram sebagai media promosi dan mendaftarkan lokasi usaha bibit cabai ke Google Maps dan mencantumkan nomor telepon pemilik agar mudah untuk di hubungi, memberikan video tutorial tentang menjual produk, agar dapat menarik perhatian para pembeli, mengurus pendaftaran izin usaha (NIB) untuk legalitas usaha dan meningkatkan kepercayaan untuk konsumen. Melalui KKN MAs ini mahasiswa tidak hanya belajar untuk menyesuaikan diri dengan situasi yang ada pada lapangan, termasuk memahami resiko dan tantangan dan juga tanggung jawab penuh terhadap pelaksanaan program yang sudah di rencanakan. Upaya tersebut, memberikan dampak nyata dan manfaat bagi mitra usaha dalam mengembangkan usahanya dari jangkauan pasar, legalitas, dan kemampuan promosi digital.
Copyrights © 2026