Penyakit jantung merupakan salah satu penyakit kronis yang membutuhkan pengelolaan jangka panjang serta keterlibatan aktif pasien dalam perawatan diri. Kemampuan pasien dalam menjalankan self care dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya adalah empowerment. Empowerment berperan penting dalam meningkatkan pengetahuan, kepercayaan diri, serta kemandirian pasien dalam mengelola kondisi kesehatannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan empowerment terhadap self care pada pasien jantung di ruang rawat inap Klinik Hasna Medika Cianjur. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 59 pasien jantung. Instrumen penelitian berupa kuesioner empowerment dan self care yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Spearman’s rho. Hasil analisis bivariat menunjukkan nilai p-value sebesar 0,000 (p ≤ 0,05), sehingga hipotesis alternatif diterima dan hipotesis nol ditolak. Hal ini menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara empowerment dan self care pada pasien jantung. Kesimpulan penelitian ini adalah semakin baik tingkat empowerment pasien, maka semakin baik pula kemampuan self care yang dimiliki. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi tenaga kesehatan dalam meningkatkan pemberdayaan pasien guna mendukung perawatan diri pasien jantung secara optimal.
Copyrights © 2026