Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hambatan integrasi ekonomi digital dengan adanya kebijakan lokalisasi data di beberapa negara ASEAN, khususnya Indonesia, Thailand, dan Vietnam. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis studi kasus komparatif terhadap kebijakan lokalisasi data di tiga negara ASEAN, yaitu Indonesia, Thailand, dan Vietnam dengan perolehan data melalui studi kepustakaan (library research) yang meliputi dokumen resmi ASEAN, regulasi nasional terkait tata kelola data digital, laporan lembaga internasional, serta artikel jurnal akademik yang membahas ekonomi digital dan kebijakan data di Asia Tenggara. Analisis yang dilakukan berdasar pada pendekatan institusionalisme neoliberal untuk menjelaskan bagaimana perbedaan kebijakan domestik antarnegara anggota dapat mempengaruhi efektivitas kerja sama ekonomi regional. Hasil analisis menunjukkan bahwa kebijakan lokalisasi data menyebabkan inefisiensi ekonomi bagi pelaku usaha dan fragmentasi regulasi yang menghambat integrasi ekonomi digital. Berdasarkan pendekatan institusional neoliberal, hal ini menunjukkan kegagalan ASEAN dalam menyelesaikan masalah kolektif dan ketidakmampuan ASEAN dalam melakukan harmonisasi kebijakan, terutama dalam mendukung integrasi ekonomi digital.
Copyrights © 2026