Penelitian ini menganalisis pengaruh persepsi harga dan inovasi layanan terhadap niat pembelian ulang perusahaan dengan kepercayaan merek sebagai variabel mediasi pada MCU Center RSU Rama Hadi Purwakarta. Latar belakang penelitian ini adalah persaingan yang meningkat di sektor layanan kesehatan preventif, di mana perusahaan menuntut layanan cepat, akurat, dan terpercaya. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori dengan sampel 100 perusahaan pengguna layanan MCU, diambil melalui purposive sampling. Data dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling dengan Partial Least Squares (SEM-PLS) melalui SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi harga (β = 0,333; p < 0,05) dan inovasi layanan (β = 0,246; p < 0,05) berpengaruh positif signifikan terhadap niat pembelian ulang. Kedua variabel ini juga berpengaruh positif terhadap kepercayaan merek (βX1→Z = 0,409; βX2→Z = 0,427), yang selanjutnya memediasi hubungan antara persepsi harga dan inovasi layanan terhadap niat pembelian ulang (βX1→Z→Y = 0,138; βX2→Z→Y = 0,145). Temuan ini menegaskan bahwa kepercayaan merek berperan penting sebagai mekanisme penguatan loyalitas pelanggan di layanan kesehatan preventif. Implikasi praktis penelitian ini menekankan pentingnya penetapan harga yang wajar, pengembangan inovasi layanan, dan penguatan kepercayaan merek untuk meningkatkan loyalitas dan niat pembelian ulang perusahaan.
Copyrights © 2026