Tuberkulosis (TBC) merupakan penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia. Upaya pengendalian TBC dilakukan melalui program penemuan kasus dan pengobatan yang terintegrasi di fasilitas kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pelaksanaan penemuan kasus dan pengobatan TBC pada bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) di Dinas Kesehatan Kabupaten Bungo. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif melalui kegiatan observasi, dokumentasi, dan keterlibatan langsung selama pelaksanaan Praktik Kerja Lapangan (PKL) yang berlangsung dari September hingga Desember 2025. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa program penemuan kasus dilakukan melalui skrining suspek, pemeriksaan laboratorium seperti pemeriksaan mikroskopis dan Tes Cepat Molekuler (TCM), serta pencatatan dan pelaporan kasus melalui sistem surveilans. Pengobatan pasien TBC dilakukan dengan strategi DOTS (Directly Observed Treatment Short-course) yang terdiri dari fase intensif dan fase lanjutan. Namun, masih ditemukan beberapa kendala seperti keterbatasan sarana laboratorium, kurangnya koordinasi data antar fasilitas kesehatan, serta kasus pasien Lost to Follow Up (LTFU). Oleh karena itu diperlukan peningkatan koordinasi lintas sektor, penguatan sistem informasi kesehatan, serta peningkatan edukasi masyarakat untuk mendukung keberhasilan program eliminasi TBC.
Copyrights © 2025