Penelitian ini bertujuan merancang dan mengimplementasikan sistem monitoring berat ternak berbasis web yang terintegrasi dengan perangkat timbangan berbasis Internet of Things (IoT). Sistem menggunakan arsitektur web–cloud–IoT dengan basis data terpusat untuk menjaga integritas dan konsistensi data. Perangkat berbasis ESP32 membaca identitas ternak melalui RFID dan nilai berat menggunakan sensor load cell, kemudian mengirimkan data dalam format JSON ke server untuk divalidasi sebelum disimpan pada PostgreSQL (Supabase). Aplikasi dikembangkan menggunakan Next.js dengan pendekatan full-stack yang mengintegrasikan autentikasi, manajemen sesi, pengelolaan data, dan mekanisme ingest dalam satu sistem. Pengendalian akses diterapkan melalui Supabase Auth dan kebijakan Row Level Security (RLS) untuk membatasi akses data berdasarkan kepemilikan pengguna. Endpoint ingest dilengkapi dengan verifikasi API key, validasi struktur data, serta pemeriksaan status perangkat sebelum pencatatan histori dilakukan. Pengujian meliputi uji fungsional, integrasi perangkat, uji beban pada rentang 40–95 request per second (RPS), serta evaluasi keamanan aplikasi. Hasil menunjukkan sistem beroperasi stabil hingga 90 RPS tanpa ditemukan kerentanan tingkat tinggi. Sistem ini berpotensi mendukung digitalisasi pengelolaan data pada sektor peternakan.
Copyrights © 2026