Melihat keterbatasan fasilitas dan potensi alam di Indonesia, sangat disayangkan Sekolah Alam belum cukup populer di Indonesia. Presentase sekolah dasar berbasis alam di kota Yogyakarta hanyalah 0,001 dari keselurahan sekolah dasar yang tercatat oleh Kementrian Pendidikan. Dipandang dari konteks perancangan, penerapan pola desain biofilik pada Sekolah Dasar dapat menjadi strategi yang tepat untuk mengebangkan dan memajukan kualitas Pendidikan Indonesia. Makalah ini mengkaji penerapan pola desain biofilik yang ada pada SD IT Alam Nurul Islam, Yogyakarta sebagai salah satu pionir Sekolah Alam di Yogyakarta. Metode yang digunakan berupa deskriptif kualitatif yang didasari oleh kajian literatur mengenai desain biofilik dan turunannya.
Copyrights © 2026