Latar belakang penelitian ini muncul dari adanya profitabilitas meskipun industri kosmetik menunjukkan pertumbuhan positif, serta pentingnya pengelolaan keuangan yang efisien untuk bersaing di pasar yang semakin ketat. Dalam penelitian ini, rasio likuiditas diukur menggunakan Current Ratio (CR), sedangkan solvabilitas diukur dengan Debt to Equity Ratio (DER), dan profitabilitas diukur melalui Return On Asset (ROA). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh rasio likuiditas dan rasio solvabilitas terhadap profitabilitas perusahaan kosmetik yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada periode 2019-2024. Metode yang diterapkan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif eksploratif. Sampel penelitian terdiri dari delapan perusahaan kosmetik yang dipilih secara purposive sampling. Data yang dianalisis adalah laporan keuangan tahunan pada periode tertentu, menggunakan regresi data panel dengan bantuan perangkat lunak EViews. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio likuiditas (CR) tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap profitabilitas (ROA), sedangkan rasio solvabilitas (DER) terbukti memiliki pengaruh yang signifikan. Secara keseluruhan, kedua variabel independen tersebut memberikan kontribusi terhadap profitabilitas perusahaan.
Copyrights © 2026