Kronogram merupakan bentuk penyandian yang banyak digunakan dalam budaya Barat dengan mengusung penggunaan angka Romawi. Dalam budaya Timur, terdapat penyandian yang menyerupai kronogram dan disebut sengkala, sengkalan atau sangkalan dengan cara merangkaikan kata-kata yang memiliki watak bilangan atau nilai numerik 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9 serta menggunakan prinsip angkanam vamato gatih. Tujuan penelitian ini adalah menjelaskan eksistensi dua buah sengkala yang terkait dengan Kabupaten Banyumas. Penelitian dilakukan dengan penelusuran pustaka. Hasil penelitian ini adalah ditemukan adanya dua buah sengkala yang terkait dengan Kabupaten Banyumas yang disusun menggunakan kalender Masehi, sehingga kedua sengkala lamba tersebut berupa suryasengkala lamba. Selanjutnya, penyusunan kedua suryasengkala lamba tersebut mengikuti cara penyusunan sengkala dalam Kitab Negarakertagama sehingga rangkaian kata yang menyusun masing-masing suryasengkala lamba menghasilkan makna tertentu.
Copyrights © 2026