Latar Belakang: Rumah sakit merupakan penghasil limbah medis terbesar yang berisiko tinggi terhadap kesehatan dan lingkungan jika tidak dikelola dengan tepat. Meskipun regulasi nasional telah menetapkan standar ketat, efektivitas pelaksanaannya masih bervariasi antara rumah sakit pemerintah dan swasta karena perbedaan kebijakan, sumber daya, dan tantangan operasional. Penelitian ini bertujuan menganalisis sistem, membandingkan efektivitas, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat pengelolaan limbah padat medis di rumah sakit. Metode Penelitian: Penelitian kuantitatif dengan pendekatan analitik. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, kuesioner, dan telaah dokumen terkait pengelolaan limbah padat medis. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan inferensial untuk menilai tingkat efektivitas pengelolaan limbah serta hubungan antarvariabel yang diteliti. Hasil Penelitian: Berdasarkan hasil analisis statistic menunjukkan pengetahuan responden tergolong baik dengan (median 7,75/9). Kepatuhan terhadap regulasi cenderung tinggi (median 32/35) dan efektivitas pengelolaan sangat baik (median 25/25). Terdapat korelasi positif bermakna antara pengetahuan dan kepatuhan dengan efektivitas pengelolaan limbah pada seluruh responden (p
Copyrights © 2026