- Penelitian ini membandingkan kinerja sistem operasi Windows 11 dan Ubuntu 22.04 LTS dengan menggunakan perangkat keras yang sama guna memastikan evaluasi yang objektif dan terukur. Pengujian dilakukan melalui serangkaian benchmark sintetis serta pengujian aplikasi dunia nyata untuk menganalisis pengaruh perbedaan arsitektur kernel, manajemen memori, dan mekanisme penanganan I/O terhadap performa keseluruhan sistem. Fokus penilaian meliputi kinerja CPU pada skenario single-thread dan multi-thread, efisiensi penggunaan memori, serta kemampuan sistem dalam menangani operasi berkas dan jaringan.Hasil pengujian menunjukkan bahwa Ubuntu memiliki keunggulan yang signifikan pada beban kerja multi-thread, khususnya pada proses kompilasi kode, simulasi berbasis CPU, dan skenario server yang membutuhkan throughput tinggi. Selain itu, efisiensi sistem berkas dan stabilitas trafik jaringan pada Ubuntu cenderung lebih baik, yang mengindikasikan optimasi kernel Linux untuk menangani beban kerja paralel dan intensif. Di sisi lain, Windows 11 menunjukkan performa yang lebih unggul pada beban kerja single-thread, dengan latensi memori yang lebih rendah serta responsivitas yang baik pada aplikasi yang mengandalkan eksekusi instruksi tunggal, seperti aplikasi produktivitas dan beberapa perangkat lunak komersial.Meskipun demikian, metode penelitian masih memiliki keterbatasan karena jenis benchmark yang digunakan belum dijelaskan secara spesifik. Selain itu, penelitian ini belum menyajikan data kuantitatif hasil pengujian secara rinci. Walaupun tidak bersifat wajib, penyertaan satu atau dua indikator numerik utama misalnya waktu eksekusi, skor benchmark, atau throughput akan memperkuat analisis serta meningkatkan kejelasan dan reprodusibilitas hasil penelitian
Copyrights © 2026